Dia, sendiri!!
di siangku, saat mataku baru saja terbangun, dia memberiku kabar, tentang keberadaannya yang membuatku ingin menangis.. bukan karena kondisinya, aku tahu betul ia sakit, akan lebih baik jika ia disana menikmati istirahatnya dengan pola makan dan tidur yang didisiplikan.. tapi bagaimana aku menjadi tidak menangis, jika ia disana sndiri,. ya sendiri!! dan aku?? disini dengan serentetan tugasku, yang bahkan aku terkadang tak bs terfokus mendengar sedihnya karena khawatirku terhadap satu nilai..

