persamaan

Posted on December 5 2010 by htm

mereka disini menyebutnya “egalite”.. apapula itu? di benakku hanya tertanam tentang rasa hormat dan melayani pendampingku kelak..dan ketika smua orang beradu mulut tentang persamaan hak, aku duduk di pojokan kursiku, seraya berharap sang guru tak melihatku.. karena apa? karena aku hanya tak ingin mereka smua tau betapa aku tak setuju akan smua hal itu.. namun rasa percaya diriku belum setangguh mereka yang bersuara lantang menyeruakkan jeritannya.. aku masih dalam level tengah untuk berani menjerit, aku masih dalam taraf bergumam dalam hati.. betapa aku hanya ingin melayani suamiku kelak, menunggunya di rumah, mencerdaskan anak2 kami..
ya itulah alasanku menuntut ilmu tinggi.. aku ingin menjadi perpustakaan bagi anak2 kami ketika ia sibuk mencari nafkah diluar sana.. dan membantunya menjawab segala pertanyaan peri2 kecil kami ketika ia lelah dan hanya ingin mendengar jeritan tanpa menjawabnya..
alasanku ringan dan begitu sederhana, namun mereka yg berteriak lantang kadang tak pelak mengerti arti perbedaan,.

Leave a Reply